Sunday, October 14, 2007

Selamat Hari Raya Idulfitri

 

 

Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1428 H

Taqabalallahu Minna Wa Minkum

Shyamanna Wa Shyaminkum

Mudah2an amal ibadah kami diterima Allah SWT. amiinn.
love
poppie
© Copyright: dgreetings.com

Monday, October 8, 2007

Kode Babi Pada Makanan Berkemas

----- Original Message -----
 From: "Hermawan Hadimulya" <hhwan@bdg.centrin.net.id>
To: <suhondo@indonesian-aerospace.com>
 Sent: Thursday, October 04, 2007 1:39 AM
 Subject: KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS

 
 
 KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS
 
 Assalamu'alaikum
 
Oleh Dr.M. Anjad Khan
Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di  Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis.
Tugasnya,  mencatat semua merk barang, makanan & obat-obatan   Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran,  bahan-bahan  produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis dan  Shaikh Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui berbagai  macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang
dituliskan  dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141. 
Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia penasaran lalu  menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang berwenang  dalam bidang itu. Orang Prancis menjawab, Kerjakan saja tugasmu, dan  jangan banyak tanya ...!

Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun mulai  mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada. Ternyata, apa yang dia  temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia. Hampir di seluruh negara  bagian barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging babi. 
Peternakan babi sangat banyak terdapat di negara- negara tersebut. Di  Perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit.
Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hwan lainnya. Namun, orang Eropa & Amerika berusaha menghindari  lemak-lemak  itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ?
Babi-babi dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi yang bikin  pusing POM adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi. 

Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini mereka  pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut.
Sebagai awal uji  cobanya, mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata  berhasil.
Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan dipasarkan.
Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu, bahan  dari  lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produknya. 
Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan diganti dengan lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang dari negara Islam,  maka dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi & domba. Meskipun begitu lemak-lemak itu haram bagi muslim, karena penyembelihannya tidak sesuai  syariat Islam. 

Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya produsen  menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan mereka  diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba yang  dicapai bisa mencapai miliaran dollar.

Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti BPOM, sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E - CODES,  E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan mutinasional, antara  lain : 
pasta gigi, pemen karet, cokelat, gula2, biskuit, makanan kaleng, buah2an  kaleng, dan beberapa multivitamin serta masih banyak lagi jenis makanan &  obat2an lainnya.

Sejak produk2 diatas banyak dikonsumsi negara2 muslim, kita sebagai  negara  muslim sedang mengalami masalah penyakit masyarakat, yakni : seperti  hilangya rasa malu, kekerasan, seks (kumpul kebo).
Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk memeriksa  secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya  dengan daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di  bawah ini, positif mengandung lemak babi : 

 E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,  E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434,  E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482, E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631,  E635, E904. 

Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari'at Islam dan juga  memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya. 

Semoga manfaat, 

M. Anjad Khan 
Medical Research Institute United States 

 ****************


Prennss ...kalo mo hang out di Starbucks or Coffebean, pikir2 ulang deh  .... karena, ternyata semua minuman mengandung elmusifier yang berasal  dari babi. 
Kalo membeli makanan kita juga gampang mengetahui halal or haram, caranya  dg melihat ada tidaknya kode E - trus tiga digit angka dibelakangnya, dan  itu artinya bahan2 berasal dari lemak babi... 

 **************** 

Dear all ... 

Jika memang emulsifier yang dipake starbuck adalah kode E471 (tidak ada  embel2 lain, misal : lecithin de sojaatau soy lecithin), maka saya yakni  bahwa "origin"nya adalah pork or varken (babi) 
Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472, para keluarga muslim Groningen  the Netherlands & ikatan kel muslim Eropa memperingatkan kami utk  mengecek  content / ingredient emulsifier ini pd setiap produk makanan yg akan  dibeli. 
Kami pun sempat kaget, karena emulsifier juga digunakan pada roti tawar. 
Karena itu, kami sarankan kpd kel muslim utk pilih roti tawar dg istilah  biological bread (non-chemical additive), tentu saja resikonya harga  lebih  mahal (1/2 blok roti tawar jenis ini hampir 3 X harga roti tawar dg  emulsifier), yang pentingkan halal. 

****************************
  FYI ....
 
E471 biasa dikenal dg sebutan lecithin è originnya merupakan ekstrak dari  tulang babi.
 
E472 (saya tak ingat nama dagangnya) è originnya adalah ekstrak tulang  babi.
 
Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dr asam lemak (fatty acid).   Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk2 berikut  :

 Produk makanan mengandung cokelat è roti, ice cream, biskuit, dll
 Produk makanan yg perlu elmusifier è coklat bar, ice cream, or bulk,  coffee  cream,     marshmallo, jelly, dsb.

 Demikian sekilas info, semoga manfaat
 
 Wallahu'alam bi shawab