A place to collect and share my crochet & knitting things and I hope you'll find them interesting. Please give me feedback.
Thursday, March 17, 2011
Monday, February 28, 2011
Monday, February 21, 2011
Made with love
Melihat saya sedang mengerjakan crochetting, Yana, anakku minta dibuatkan stole. Warnanya abu2 dan harus ringan, tidak berbulu.
Buru2 saya buat, dengan harapan akan selesai sebelum dia berangkat berlibur ke Sidney. Tetapi ternyata gak kesampaian juga.
Setelah selesai, saya post di Facebook, menanyakan Yana apakah suka dengan hasil yang saya buat. Ternyata dia suka sekali. Jadi saya taruh aja di apt.nya di Jakarta.
Ketika ibu mertuanya meninggal, Yana ke Jakarta dan terus ke Bandung. Kebetulan, Yani, kembarannya juga sedang berlibur di Bandung. Melihat Yana pakai stole buatan saya, minta juga dibuatkan.
Karena Yani tinggal di Melbourne, saya pilihkan benang yang agak tebal, beli di Tobucil.
Ternyata diapkir donk.....! Maunya yang tipis juga seperti Yana, tapi abu2nya lebih tua.
Akhirnya saya pakai benang katun Panda warna abu2 tua dan modelnya beda juga.
Senang melihat hasil rajutan di pakai anak2. Rasanya ada manfaatnya juga jadi ibunya mereka....hi hi hi!!!
Buru2 saya buat, dengan harapan akan selesai sebelum dia berangkat berlibur ke Sidney. Tetapi ternyata gak kesampaian juga.
Bahan 2,5 gulung benang katun Aneka.
Jarum 3/0
Lebar 30 cm
Panjang 180 cm
Ketika ibu mertuanya meninggal, Yana ke Jakarta dan terus ke Bandung. Kebetulan, Yani, kembarannya juga sedang berlibur di Bandung. Melihat Yana pakai stole buatan saya, minta juga dibuatkan.
Karena Yani tinggal di Melbourne, saya pilihkan benang yang agak tebal, beli di Tobucil.
Ternyata diapkir donk.....! Maunya yang tipis juga seperti Yana, tapi abu2nya lebih tua.
Akhirnya saya pakai benang katun Panda warna abu2 tua dan modelnya beda juga.
Inilah yang dibawa balik ke Melbourne!
Senang melihat hasil rajutan di pakai anak2. Rasanya ada manfaatnya juga jadi ibunya mereka....hi hi hi!!!
Monday, January 17, 2011
Saturday, July 10, 2010
Uji kemampuan mata
Pada bulan Januari 2010 saya dioperasi mata. Kejadiannya sudah saya posting di:
http://gallery-nipop.blog.friendster.com/2010/01/hasil-konsultasi-mata-di-klinik-mata-nusantara-6-januari-2010/
dan
http://www.facebook.com/profile.php?id=871805581&v=app_2347471856#!/notes/poppie-trisnaniah/alhamdulillah/268088172014
Sejak operasi, saya sangat ber-hati2 memakai mata. Atau, saya masih bingung dengan keadaan baru?
Karena, kalau dibilang sembuh, ternyata seperti yang dikatakan dokter Ari, tidak 100% kembali seperti semula. Saya juga harus bisa meyakinkan diri bahwa sampai kapanpun ditunggu hasilnya ya akan tetap seperti ini.
Mata kanan kelihatan masih bagus sebab apapun yang dilihat mata kanan sempurna sekali: perfect!
Tetapi mata kiri? Rasanya rabun banget.
Pernah diperiksa dokter mata Djonggi dan saya masih katakan, kelihatan siy...tapi warnanya tidak sejelas mata kanan.
Ketika diberi lensa maka, nampaknya lensanya harus tebal sekali.
Dr Djonggi membesarkan hati, bahwa memang side effect dari operasi bulan Januari 2010 yl itu adalah timbul katarak. "But, hopefully, not too soon".
Sekarang pemeriksaan pada dokter Djonggi berkala sudah 3 bulan sekali.
Cuma saya merasa seringkali timpang dalam melihat. Apakah karena perbedaan yang begitu jauh antara mata kanan dan kiri?!
Lama2 di-pikir2, gak usah terlalu dipermasalahkan deh! Bersyukur aja masih bisa lihat! Masih bisa melihat warna2 di sekitar yang demikian indahnya...!
Masalahnya adalah, saya suka sekali mengerjakan jahitan. Rasanya daripada ngelamun lebih baik mengisi dengan hasil kerajinan yang merupakan hobby saya. Tetapi itu semua butuh memakai mata. Tapi karena hobby, kok ya gak bisa ditinggal lama2 ya?
Maka saya mulai dengan patchwork saya. Dokter Djonggi juga sangat antusias waktu saya cerita, saya sudah mulai jahit menjahit lagi. "Take it easy, jangan di forsir ya. Kalau capek berhenti."
Memang saya juga mengerjakan patchwork yang kecil2, maksudnya yang cepat selesai. Kalau kecil banget juga butuh konsentrasi mata!
Nah, kira2 sebulan yang lalu, saya mulai dengan crochet kembali. Betul2 butuh konsentrasi mata!!
Yang keselnya, biasa bisa diselesaikan dalam waktu tidak terlalu lama..., sekarang, lama banget!! Kadang2 mata tidak bisa fokus dan saya jadi me-raba2 dimana letak titik penglihatan sebetulnya. Betul2 butuh kesabaran!
Tetapi karena dilandasi dengan perasaan tidak ada target dan menjaga jangan sampai mata kanan juga terjadi seperti yang kiri, maka semua dikerjakan dengan santai.
Akhirnya jadi juga blouse yang dibuat dalam waktu 1 bulan ini. Padahal crochetnya hanya sedikit di bagian atas saja. Tetapi kombinasi kain batiknya dari bahan paris yang suka lari2 waktu mau digunting, jadilah harus ekstra sabar ketika mengguntingnya.

Pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman ini adalah:
Alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk berbuat dengan mata ini. Dan menjadi lebih sadar bahwa umur itu benar2 ada ditangan Allah penguasa bumi serta ingat waktu yang makin sempit untuk sampai tujuan......
Atas saran Belly dan Ati blouse ini diberi tambahan pita. Terima kasih sarannya ya.
http://gallery-nipop.blog.friendster.com/2010/01/hasil-konsultasi-mata-di-klinik-mata-nusantara-6-januari-2010/
dan
http://www.facebook.com/profile.php?id=871805581&v=app_2347471856#!/notes/poppie-trisnaniah/alhamdulillah/268088172014
Sejak operasi, saya sangat ber-hati2 memakai mata. Atau, saya masih bingung dengan keadaan baru?
Karena, kalau dibilang sembuh, ternyata seperti yang dikatakan dokter Ari, tidak 100% kembali seperti semula. Saya juga harus bisa meyakinkan diri bahwa sampai kapanpun ditunggu hasilnya ya akan tetap seperti ini.
Mata kanan kelihatan masih bagus sebab apapun yang dilihat mata kanan sempurna sekali: perfect!
Tetapi mata kiri? Rasanya rabun banget.
Pernah diperiksa dokter mata Djonggi dan saya masih katakan, kelihatan siy...tapi warnanya tidak sejelas mata kanan.
Ketika diberi lensa maka, nampaknya lensanya harus tebal sekali.
Dr Djonggi membesarkan hati, bahwa memang side effect dari operasi bulan Januari 2010 yl itu adalah timbul katarak. "But, hopefully, not too soon".
Sekarang pemeriksaan pada dokter Djonggi berkala sudah 3 bulan sekali.
Cuma saya merasa seringkali timpang dalam melihat. Apakah karena perbedaan yang begitu jauh antara mata kanan dan kiri?!
Lama2 di-pikir2, gak usah terlalu dipermasalahkan deh! Bersyukur aja masih bisa lihat! Masih bisa melihat warna2 di sekitar yang demikian indahnya...!
Masalahnya adalah, saya suka sekali mengerjakan jahitan. Rasanya daripada ngelamun lebih baik mengisi dengan hasil kerajinan yang merupakan hobby saya. Tetapi itu semua butuh memakai mata. Tapi karena hobby, kok ya gak bisa ditinggal lama2 ya?
Maka saya mulai dengan patchwork saya. Dokter Djonggi juga sangat antusias waktu saya cerita, saya sudah mulai jahit menjahit lagi. "Take it easy, jangan di forsir ya. Kalau capek berhenti."
Memang saya juga mengerjakan patchwork yang kecil2, maksudnya yang cepat selesai. Kalau kecil banget juga butuh konsentrasi mata!
Nah, kira2 sebulan yang lalu, saya mulai dengan crochet kembali. Betul2 butuh konsentrasi mata!!
Yang keselnya, biasa bisa diselesaikan dalam waktu tidak terlalu lama..., sekarang, lama banget!! Kadang2 mata tidak bisa fokus dan saya jadi me-raba2 dimana letak titik penglihatan sebetulnya. Betul2 butuh kesabaran!
Tetapi karena dilandasi dengan perasaan tidak ada target dan menjaga jangan sampai mata kanan juga terjadi seperti yang kiri, maka semua dikerjakan dengan santai.
Akhirnya jadi juga blouse yang dibuat dalam waktu 1 bulan ini. Padahal crochetnya hanya sedikit di bagian atas saja. Tetapi kombinasi kain batiknya dari bahan paris yang suka lari2 waktu mau digunting, jadilah harus ekstra sabar ketika mengguntingnya.
Pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman ini adalah:
Alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk berbuat dengan mata ini. Dan menjadi lebih sadar bahwa umur itu benar2 ada ditangan Allah penguasa bumi serta ingat waktu yang makin sempit untuk sampai tujuan......
Atas saran Belly dan Ati blouse ini diberi tambahan pita. Terima kasih sarannya ya.
Tuesday, July 14, 2009
Pullover & beanny hat
Kebetulan liburan ini Zaki dan Athar adiknya akan berlibur ke Melbourne bersama kedua orang tua mereka.
Sekarang sedang musim dingin di sana.
Saya masih punya benang2 ketika terakhir kali saya ke Melbourne dan berbelanja banyak benang. Dan benang2 ini nampaknya cocok untuk dipakai di sana. Di Indonesia sih bisa rasa gatal dan panas!!!
Maka dimulailah perjuangan saya kembali mengerjakan crochet. Lumayan refreshing lagi!! Apalagi musti ngarang ukuran untuk anak segede Zaki.
Kesel rasanya kalo udah jalan jauh harus bongkar lagi karena ukurannya gak kena/pas.
Sampai saat terakhir hari keberangkatan saya masih uplek menyelesaikan beanny hat untuk Zaki.
Tapi akhirnya selesai juga semuanya....!
Mudah2an kepake dan bermanfaat di sana.......
This pullover also made for Athar little brother of Zaki, together with the beanny hat.
Athar's beanny hat
3 skeins of Lincraft yarn and Tulip hook 5/0
Jacket & beanny hat
Subscribe to:
Posts (Atom)








