Saya terobsesi dengan warna Rinrin, jadi nyoba buat shawl ini dengan warna peach. Memakai 3 benang katun lokal hook 5/0
A place to collect and share my crochet & knitting things and I hope you'll find them interesting. Please give me feedback.
Friday, April 27, 2007
Peach colour shawl
Saya terobsesi dengan warna Rinrin, jadi nyoba buat shawl ini dengan warna peach. Memakai 3 benang katun lokal hook 5/0
Thursday, April 26, 2007
Terima kasih dan maafkan saya.....
Kayaknya di MP sekarang ada yang baru ya...??? Yang namanya Guest Book itu....
Tahu2 saya dapat kunjungan dari teman2 MP disana. Terima kasih banyak sekali untuk kunjungan dan perhatiannya.....!!
Alhamdulillah saya tuh baik2 aja.
Karena rumah sedang diperbaiki ruang yang bisa dipakai sangat terbatas dan komputer juga cuma satu yang bisa dipakai jadinya harus bergantian. Makanya saya jarang sih didepan komputer. Yang masih teratur saya isi blog di FS aja. Di MP ini rasanya gak sreg kalo gak masukkan kerjaan atau hasil kerja saya. Nah untuk itu harus diphoto dulu. Sedang untuk photo, cari background yang baik sekarang lagi susah banget mengingat keterbatasan tempat di rumah ini.
Proyek yang sedang saya kerjakan, emang sih ada crochetnya, cuma anak saya bisa komentar, kok bisa ya sambil ngerajut pake keluar air mata. Emosi saya kayaknya belum stabil ya. Mengerjakan crochet itu bisa sambil ngelamun lalu melantur mengingat-ingat masa lalu yang mengakibatkan saya gak bisa menahan air mata....
Saya juga sedang mengajar membuat tutup jok mobil. Dulu beberapa teman suka minta tolong dibuatkan tutup jok mobilnya supaya gak kotor. Sekarang saya buat tutup jok mobil sendiri dan mengajar orang supaya bisa buatkan lagi. Nah kalo gini bisa nih gak pake air mata....!!!
Hari Sabtu minggu lalu saya ke Jakarta dan diajak anak saya melihat pameran INA craft. Kebetulan kesukaan kami berdua sama yaitu mengumpulkan kotak2/box bentuk aneh2. Pulang ke Bandung saya jadi belajar nih buat box supaya bisa buat yang aneh2 juga.
Tentang usaha kesehatan, setelah melalui pembicaraan dengan anak2, akhirnya kita akan membentuk 'home care' dimana tahapan pertama adalah menyewakan alat2 yang dibutuhkan untuk pemeliharaan pasien yang dirawat di rumah sendiri. Untuk menekan biaya maka kami menyewakan alat2 yang diperlukan.
Sampai saat ini masih dikembangkan dan pembicaraan masih berlangsung karena akan melibatkan banyak pihak, termasuk ahli nutrisi, apotik, trading alat2 kedokteran dari luar dsbnya.
Saya juga musti belajar untuk bisa memasarkan dengan internet berarti saya musti belajar membuat website.
Tuh khan banyak ya yang musti dikerjakan?? Tapi saya juga akan senang sekali kalo dikunjungi teman2 baik melalui dunia maya maupun datang ke rumah. Makanya saya akan menyediakan ruang untuk kita sama2 belajar sebab ada yang nulis minta diajarin patchwork dsb. Saya akan senang sekali. Silahkan aja e-mail atau hubungi saya, dengan senang hati saya akan menerimanya.
Dengan begitu gak kerasa waktu berlalu, dan kesedihan saya juga bisa dieliminir. Sebetulnya saya pengen tahu ya berapa lama ya, hidup yang merasa kehilangan begini harus saya lalui? Kata dr Reggy, beliau butuh waktu 2 tahun untuk menghilangkan kesedihan ditinggal ibundanya. Dan saya udah lupa berapa lama yang saya butuhkan ketika saya merasa ditinggalkan ayah saya sebab ketika itu ada Iman yang mendampingi saya........
Jadi kepada teman2 saya mohon maaf, lama tidak menyambangi MP; tapi saya sehat2 kok. Terima kasih atas perhatian semuanya........
Friday, April 6, 2007
Red poncho
Menggunakan benang wol lokal 3 gulung dengan jarum 5/0.
Bentuknya sangat sederhana dan pendek.
19.08.07:
Saya upload patternnya. Mudah2an bisa digunakan dan bermanfaat.
Shawl for Yani
Ketika menunggu ayahnya di ruang ICU, Yani anak saya protes karena saya hanya crocheting untuk orang lain. Kapan buat dia? Maka saya buatlah shawl ini untuk Yani
Benang wol lokal 3 gulung, hook 6/0
Pakai kancing 2 buah supaya tidak mudah terbuka/lepas dan agak panjang
17 August 2007
Mudah2an bisa kebaca dan bisa dimanfaatkan ya......
Wednesday, March 28, 2007
Saturday, March 10, 2007
Spreading our experience, sebuah ide
Maaf tulisan ini saya post juga di Nipop Blog. Maksudnya agar saya mendapat input lebih banyak lagi:
Ketika mengumpulkan barang2 Iman yang digunakan selama masa sakitnya, ada terpikirkan akan dibuat apa barang2 ini. Jadilah saya berdiskusi dengan anak2: Lendra, Yana dan Yani.
Mereka beranggapan bahwa selama ini kami diberi waktu dan kesempatan untuk belajar bagaimana merawat keluarga yang sakit berat tanpa tahu seberapa lama waktu yang diberikan. Dengan tekad akan memberikan yang terbaik untuk Iman, maka semuanya kami jalani dengan cara try and error.
Terus terang, banyak benar hal2 yang tidak kami ketahui sebelumnya apalagi kami punya latar belakang yang jauh berlainan sama sekali. Iman dan saya misalnya sama2 dari teknik meskipun bidang ilmu yang berbeda. Begitupun Len dan Yani. Yana dari bidang psikology. Gak ada sama sekali sangkut pautnya dengan ilmu kesehatan/kedokteran. Tetapi dengan kejadian Iman, kami dipaksa untuk mengerti bidang kesehatan/kedokteran meskipun tidak sedalam ahlinya tapi setidaknya akal kita diajak bicara soal2 yang menyangkut kesehatan terutama yang berkaitan dengan penyakit Iman.
Kami mengerti bahwa penyakit Iman lambat laun akan menurun menuju pada titik terendah yang pada akhirnya akan menuju pada kematian. Tapi sampai berapa lama kami tidak tahu persis. Dokterpun tidak dapat memprediksinya. Tapi sampai menuju titik itu, kami akan mengisinya dengan hal2 yang membuat Iman tidak terlalu tersiksa (istilah kami tentunya). Inilah yang kami maksudkan dengan 'memberi yang terbaik untuk Iman'. Makanya saya selalu menuntut pelayanan yang baik bagi Iman. Saya tidak mau mentang2 Iman tidak dapat berbuat apa2 lalu diperlakukan dengan se-mena2. Sampaipun hal se-kecil2nya harus diberikan yang terbaik.
Sebagai contoh misalnya, karena DM maka saya selalu menjaga agar tidak terjadi luka atau perdarahan. Untuk oral hygienisnyapun, saya tidak mau menggunakan sikat gigi biasa. Meskipun gigi dan mulutnya tidak pernah lagi digunakan untuk mengunyah karena pemberian voeding melalui sonde, tetapi produk air liur tetap berjalan bukan? Maka gigi dan mulut tetap harus dibersihkan. Tetapi tidak dengan sikat gigi biasa! Maka saya memakai pembersih gigi yang disebut swab dan pagavit untuk membersihkan lidahnya. Ini adalah salah satu contoh! Swab dan pagavit itu disposible jadi hanya sekali pakai langsung buang. Dan barang2 ini tidak ada di Bandung!
Contoh lain, meskipun tidak bisa menggerakkan badannya, tetapi kami usahakan Iman masih dapat beraktivitas setiap hari, jadi dibuat mobilisasi yang tinggi. Kasihan juga kalo cuma disuruh ditempat tidur aja khan? Makanya dipakailah hoist agar bisa memindahkan Iman dari tempat tidur ke kursi roda atau kursi mandinya. Hoist juga memudahkan pekerjaan perawat dan menghindarkan dari cedera punggung perawat akibat salah angkat pasien. Mengherankan rumah sakit Boromeus di Bandung belum memiliki hoist padahal sudah punya Stroke unit. Saya gak tahu bagaimana rumah sakit lainnya....
Postingan kali ini, saya ingin menuangkan ide saya dan anak2 untuk membentuk sebuah sarana yang memberikan pertolongan pada orang lain melalui konsultasi berdasarkan pengalaman kami selama ini yang tidak seberapa. Rasanya setiap kejadian yang selama ini kita hadapi pastilah ada hikmahnya. Mungkin ini juga maksudnya biar apa yang saya dapat selama merawat Iman supaya bisa diamalkan kepada orang lain. Makanya judulnya menjadi 'spreading our experience'......
Saya memang sudah bicara juga dengan dr Reggy, tetapi saat itu kita masih dalam taraf membentuk kelompok dimana mengumpulkan orang2 yang butuh teman untuk sharing apa yang mereka rasakan setelah ditinggal pergi pasangannya. Mungkin dibuat coffee morning lalu saling mengeluarkan isi hati masing2/curhat. Kalau biasanya kita curhat pada pasangannya maka sekarang dikumpulkanlah untuk ber-sama2 mencari penyelesaiannya. Berdasar pengalaman dr.Reggy, ada loh, yang jatuh di rumahnya tanpa diketahui keluarganya karena seisi rumah sibuk sendiri!! (Jadi keinget postingan di blog Ika tentang tempat curhat melalui e-mail!!)
Sebetulnya idee ini bagus juga buat saya sehingga saya ada kegiatan yang bisa juga sedikit2 melupakan kesedihan saya yang ujung2nya saya melihat seperti ingin dikasihani orang aja!!! Saya masih agak bingung bentuk konkretnya seperti apa ya? Makanya saya posting disini barangkali bisa dikembangkan oleh teman2, wujudnya seperti apa yang sebaiknya saya buat sehingga saya bisa aktip meneruskan kerja saya yaitu membantu orang lain. Tapi, wadah ini bukan saingan dokter2 lo! Malah saya pikir harus ada kerja sama yang bagus dengan para dokter secara saya gak ada ilmunya sama sekali dari kedokteran...!!!
Saya gak tertarik yang berbau politik ya. Saya lebih tertarik action daripada omdo (omong doang). Tolong kasih masukkan ya??? Saya percaya teman2 pasti mau deh kasih masukkan pada saya dan saya akan menunggu dengan sabar......
Friday, March 9, 2007
Assalammualaykuumm..... online lagi nih!!!
Hampir 3 minggu sudah kepergian suami untuk selamanya dan hampir sebulan saya absen dari MP....
Terima kasih yang tidak terhingga untuk doa2 dan rasa simpati yang tulus dari semua teman2. Mudah2an dikabulkan doa kita bersama... amiin ya robbal alamiin....!!
Menitik air mata saya setiap membaca reply dari teman2, betapa teman dari dunia mayapun bisa turut merasakan kesedihan saya sekeluarga.... Tapi kami sudah ihklas se ihklasnya, karena kita semua memang bukan milik sendiri. Suami saya telah dipinjamkan pada kami selama 36 tahun dan sekarang Allah meminta kembali milikNya.
Selama 36 tahun kami merasakan kebahagiaan yang tidak terhingga dan saya bersyukur Allah telah menjodohkan Iman suami saya kepada saya. Mudah2an Imanpun merasakan hal yang sama, sebab selama 10 bulan sakit Iman tidak bisa bicara dan menggerakkan anggota tubuhnya akibat brain stem stroke.
Semua cerita sejak sakitnya hingga meninggal ada dalam blog saya: nipop blog . Blog ini saya letakkan dalam kolom Link, sehingga kapan saja bisa dibuka (mudah2an!). Disini akan dilanjutkan lagi dengan cerita2 tentang saya dan keluarga setelah ditinggalkan oleh imam kami dan digantikan oleh anak laki tertua saya yang sekarang menjadi imam dalam keluarga.
Sekarang saya akan kembali aktif mengisi MP ini. Dukungan dari teman2 saya harapkan sekali.
Sekali lagi terima kasih banyak; jazakulloh khoiro kasiroh.......







